tips

Choice?

shutterstock_164531819

Saya sudah lama tidak menulis di blog ini, banyak hal yang terjadi sampai hari ini, dimana saya memutuskan untuk mengisi blog yang sudah lama terpendam dari blog-blog orang lain. Bagaimana kabar kalian disana? dan apa yang kau lakukan saat ini? Dari sebagian kalian mungkin sedang sibuk kerja, atau mengurus rumah, atau sibuk menimba ilmu di sekolah, universitas atau seperti saya yang sibuk menjadi jobseeker? Saya seorang penulis blog yang penuh dengan waktu ulang, haha.. itulah kenapa hari ini saya memutuskan untuk mengisi waktu dengan mengisi blog ini. :p

Jobseeker, adalah perkerjaan yang melelahkan. Saya akui, sangat! But, I think it’s fun. Menjelajahi berbagai website pencari kerja, mencoba untuk datang ke berbagai jobfair, mencoba berbagai bentuk CV agar menarik perhatian perusahaan, berlatih bagaimana menjawab pertanyaan saat interview, dan sebagainya bahkan hal yang menurut saya sangat menyenangkan adalah, disaat saya menghadari interview di sebuah perusahaan yang lokasinya tidak pernah saya kunjungi. Disinilah petualangan dimulai, untuk mencari berbagai informasi, ‘Apa yang akan saya naiki untuk menuju ke perusahaan itu?”. Ojek? Bus? Jalan kaki?

Tapi dari semua itu, ada satu hal yang saat sulit untuk saya hadapi setiap hal tersebut saya temui. Memilih. Memilih antara dua pilihan. Saat kita ditemukan antara dua pilihan, maka saatnya untuk memilih salah satu dati dua pilihan tersebut. Menurut saya itu hal yang sangat sulit, lebih sulit dari pertama kalinya disuruh oleh guru SD untuk menghafalkan perkalian matematika dulu. Kenapa? Kenapa saya bisa memberikan jawaban bahwa itu sulit?

Dua pilihan itu memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, yang harus kita terima nantinya. A dan B adalah pilihan yang harus saya pilih. Misalkan, dimana A memiliki kelebihan 60% dan kekurangan 40% namun akan berguna di masa depan kelak. Sedangkan B, memiliki kelebihan 50% dan kekurangan 50% akan tetapi akan berakhir useless namun bisa nemambah pengetahuan. Apa yang harus saya pilih? Mmm.. pada akhirnya saya memilih option pertama. Kenapa? Entahlah, hati saya mengatakan demikian. Hahaa..

Saat kalian memiliki dua option pilihan, atau lebih. Lihatlah dan telaah dua hal tersebut, sampai benar-benar detail. Apakah kekurangan yang kalian terima dan kelebihan yang menguntungkan saat kalian memilihnya? Kemudian bagaimana kelanjutan di masa depannya, apakah akan tetap seperti itu atau akan meningkat? Ketiga saatnya kalian bercermin, tanyakan diri sendiri dengan sungguh-sungguh, Apa tujuanmu memilihnya? Ini adalah hal yang penting, karena tujuan yang baik akan berakhir baik. Percayalah! haha.. Keempat, bertanyalah dengan orang sekitar kalian yang sangat dekat dengan kalian. Biasanya ada hal yang tidak ketahui ada dalam diri kita yang terlihat oleh orang terdekat itu. Kumpulkan pendapat-pendapat mereka dan jadikan itu sebagai pertimbangan kalian. Terakhir, Berdoalah. Hidup kalian bukan milik sendiri, karena Allah yang mengatur segala-galanya. Amin.

quote-being-funny-wasn-t-a-career-choice-growing-up-it-was-my-way-out-of-situations-a-way-tracy-morgan-118-65-08

Pertanyaan ini pasti selalu ada dalam otak kalian.

“Bagaimana kalau saya salah dalam memilihnya?”

Poin terpentingnya, kepercayaan dalam memilih. Saat kalian memilih A atau B, yakinlah itu yang terbaik, karena ingat kalian sudah meneliti dan memilah dengan baik, ditambah dengan bumbu penyedap bernama DOA. Semua hal akan berujung hikmah yang bisa kita ambil. Jangan takut untuk merasa menyesal atau kesal dengan pilihan kalian itu, akan ada yang yang lebih baik menunggu kalian di depan sana. Just believe it!

take-time-to-think-jeff-yalden

Tips ini mungkin akan membantu sebagian orang yang sedang bingung untuk memilih. What you thinking is always right, don’t blame it. Just walk, don’t turn back because everything good will happen in front of you. See yaa.. good luck with your choice.

*******

P.S : Saya sedang mencari pekerjaan untuk lulusan arsitektur. Mmm… sekiranya kalian memiliki lowongan bisa menghubungi saya atau tulis pesan dibawah. Terima Kasih atas waktu, perhatian dan kebaikannya. Salam jobseeker.

food

mosissoyo~ it’s means ‘delicious~’

Bukan sesuatu yang baru deman tentang korea, bahkan bukan hanya satu tahun atau satu bulan lamanya korea menjadi sesuatu yang ‘WAH’ di Indonesia. Mulai dari K-POP, boyband/girlband, make up gaya korea, novel dengan setting korea, bahasa korea yang dikenal dengan ‘hangeul’, dan tidak ketinggalan yang satu ini.. makanan korea..mmm yummy!!

Makanan korea yang paling terkenal itu, tteokbokki (떡볶이). Merupakan jajanan di korea, selalu kita temui penjual makanan satu ini di pinggir jalan. Makanan ini tidak aneh di lidah Indonesia, terkadang makanan luar negeri agak susah beradaptasi dengan lidah Indonesia. hehehe.. tteokbokki jadi menu makanan wajib yang di pesan saat berkunjung ke restoran korea.

Kebetulan, gue sebagai penggemar korea, lumayan sering untung makan di restoran korea. Selain mengobati ngidam makanan korea, alasan kedua untuk mencoba makanan yang aneh-aneh lainnya, tapi jangan salah, gue selalu memesan makanan halal 100% ^^

Setelah ini gue bakal ngasih beberapa foto saat gue berkunjung ke restoran korea, berbagi makanan enak. Kalau kata orang korea, mosissoyo~ ^^ Enjot it!!

tteokbokki ^^odeng
kimchi
gimbab
namyeon-tteokbokki
ramyeon-bibimbab-tteokbokki-odeng

enak bukan… 😀 nah bagi yang ingin tahu dimana gue makanan ssemua makanan korea di atas, bisa minta info ke gue. Kirim email ke diea_nie@yahoo.co.id . Gue siap untuk kasih tahu alamat tempatnya. hehhe.. SELAMAT MENIKMATI.. mossissoyo~

^^

tips

life is ?

Kehidupan itu semuanya happy ending. Diakhiri dengan sebuah senyuman yang indah, senyuman yang tak tergantikan dengan apa pun. Kehidupan itu seperti kita mendaki gunung, saat di tengah perjalanan, berpuluh-beratus-beribu rintangan kita alami. Namun, siapa yang tahu rintangan apa yang akan menghampiri, hanya Dia seorang yang mengetahuinya.

Kesedihan dalam kehidupan itu hal biasa, hidup tak ada yang sempurna. Setiap orang punya kesusahan masing-masing. Hanya satu cara yang bisa kita lakukan, jangan pernah takut untuk menghadapi semua kesedihan itu. Sebuah masalah tak akan hanya sekali datang dalam kehidupan seseorang, masalah akan berhenti suatu saat nanti, pada waktu yang tepat. Teruslah menghadapi semua masalah itu, sampai tiba waktunya, dan siapkan senyum terindah untuk menerima kebahagian yang sudah menunggu.

Melawan sebuah kesedihan memang tidak mudah, tak seperti membalikkan telapak tangan. Bukan pekerjaan yang sia-sia jika kita mau terus mencoba melawannya. Seperti kata pepatah yang sering kita dengar ‘kerja keras akan membuahkan hasil’. Hasil yang diperoleh mungkin tidak sesuai keinginan, namun itulah hasil yang terbaik, terbaik menjadi satu hal yang bisa membuat kita tersenyum, benarkan? Tak semua keinginan bisa terwujud, ada kalanya tertawa saat itu menjadi nyata dan tersenyum saat itu hanya sebuah mimpi. Tapi jangan pernah takut untuk mempunyai keinginan, siapa yang tahu dari 100 keinginan, keinginan mana yang bisa menjadi kenyataan.

Semua orang punya masalah, aku juga, masalah kecil, sedang, maupun besar. Ada kalanya kita membiarkan masalah itu membesar, karena kita tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan. Masalah itu ibaratkan uang, sedikit demi sedikit maka lama-lama akan menjadi bukit. Semakin besar masalah yang kita miliki, maka akan semakin susah untuk menyelesaikannya. Saat kita kecil, orang tua kita selalu bilang, disaat kita sekolah dan diberi tugas oleh guru maka dihari itu juga tugas itu diselesaikan, sama halnya seperti kita menghadapi sebuah masalah.

Kehidupan itu sederhana, tapi menjadi rumit saat menganggap sebuah hidup itu adalah beban.

Kehidupan itu menyenangkan, penuh hal baru yang hanya sekali kita alami.

Kehidupan itu unik, kita selalu diberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.

Kehidupan itu pelajaran, satu kali kita melangkah kedepan tak hanya satu hal yang kita alami, namun banyak hal dan tak terhitung jumlahnya.

Kehidupan itu indah, penuh tawa, kasih sayang dan cinta.

Kehidupan itu berharga, dimana kita punya rasa ‘memiliki’, mengenal apa itu ‘keluarga’, apa itu ‘teman’ dan apa itu ‘kebahagian’.

Kehidupan itu teka teki, penuh tanda tanya yang butuh jawaban, tak hanya satu jawaban tapi banyak jawaban.

Kehidupan itu … ,

kehidupan bisa berarti apa saja. Selama kita masih bernafas di dunia, banyak hal yang bisa kita artikan untuk sebuah kehidupan. Kehidupan yang selanjutnya pun menunggu, jadi.. mmm.. kehidupan itu sendiri tidak pernah berakhir, hanya Dia yang tahu kapan ‘akhir’ itu tiba.

Hadapi kehidupanmu dengan semangat dan senyuman. Seberat apa pun masalah yang kau hadapi, tak salahnya memberikan senyum terindah untuk diri sendiri… dan pastinya untuk orang lain, toh senyum itu ibadah kan? 😀

traveling

kampung naga part 1

Bulan desember itu bagi gue sebuah bulan yang selalu gue nantikan. Alasan pertama, adanya hari libur. Hari libur di bulan desember itu konsisten, banget!! Coba lu pikirin, Cuma bulan desember yang liburnya disitu-situ doang, gak mungkin kan tiba-tiba tahun baru berubah jadi 29 desember dan natal jadi 23 desember. Hancur dunia kalau gitu ceritanya. Saat-saat libur, gue bisa santai dengan kegiatan tidur gue di kasur tercinta. Kedua, entah kenapa gue selalu suka sama bulan terakhir satu ini, dimana bulan untuk  terakhir kalinya selama 31 hari menuju tahun yang baru. Kebanyakan orang pasti selalu punya sesuatu yang bakal dilakuin sebelum 1 januari tahun depan. Tobat, jadi yang lebih baik, punya pacar, hemat dan sebagainya. Salah satunya gue. Kebetulan dan memang kenyataannya, gue lahir di tanggal 31 desember, dimana satu hari sebelum tahun baru. Gue selalu suka sama tanggal kelahiran gue ini, gampang diinget dan walaupun gak dirayain gue selalu merasa itu berkesan. Gue dulu sering nonton drama korea, yang tokoh cowoknya lupa hari ulang tahunnya, tiba-tiba tokoh cewek bikin kejutan dengan kado ditangannya.

“Surpriseeeeeee..”

“Ini apa?”

“Hari ini ulang tahun kamu, lupa yaaa?” kata si cewek dengan senyum sumringahnya.

“Yaa ampun.. aku lupa” dengan muka pelupanya dan menerima kado dari si cewek itu.

Hal-hal kayak gini nih yang pengen banget terjadi di hidup gue. Gue lupa sama hari ulang tahun sendiri, terus tiba-tiba ada yang bilang ‘surpriseeee’. Dan sepertinya itu hanya mimpi, karena sampai umur gue 20 tahun sekarang, gue gak pernah lupa dan gak akan pernah lupa sama si tanggal 31 desember ini. Mungkin gue bakal pura-pura lupa dan menjalankan skenario seperti di atas tadi, mmm patut dicoba.

Selain banyak libur, dan adanya hari ulang tahun, bulan desember kali ini gue untuk kedua kalinya jalan-jalan bareng teman kuliah gue ke sebuah kampung. Namanya kampung naga, dan jangan tanya gue kenapa namanya ‘kampung naga’, karena gue sendiri gak tahu kenapa namanya gitu. Seingat gue guide di sana pernah cerita, tapi yaa dengan sangat cuek-bebek-gorengnya gue, akhirnya itu penjelasan hilang tertiup angin dan entah kemana. (Maaf yaa bapak -.-)

Mungkin lebih tepatnya bukan di sebut sebagai jalan-jalan, karen ini salah satu acara dari jurusan gue. Kebetulan dan memang kenyataannya gue termasuk anggota KSI (Kajian Studi Ilmiah) di jurusan. Ini pertama kalinya gue aktif di sebuah organisasi, biasanya gue agak males ikut organisasi yang bikin pusing ngurus ini-itu. Mungkin setan organisasi baru masuk ke tubuh gue dan akhirnya mendaftarkan diri jadi anggota KSI ini, mungkin siapa yang tahu.

KSI di jurusan gue ini terbilang memiliki anggota yang relatif sedikit, dibanding organisasi lainnya. Ada beberapa organisasi yang mungkin gak akan gue sebutkan satu-satu disini. Buat kumpul dan ikut rapat gue butuh perjuangan, karena memang terlahir dari rahim nyokap sebagai orang yang agak sedikit males mengikuti hal-hal yang menganggu tidur siang gue. Hal hasil, dengan keengganan gue buat dateng rapat, jadilah gue sebagai bendahara di organisasi itu. Cukup lama gue mencerna kata ‘bendahara’ di otak gue, LAGIIIII?

Jadi gini, dari gue SD, jamannya gue masih jadi bocah ingusan yang pake seragam kebesaran, sampai gue SMA gue selalu kecripatan yang namanya ‘pemegang duit’ atau ‘bendahara’ istilah kerennya. Sewaktu SD entah karena kekurangan murid (tapi itu gak mungkin, karena ada 40 orang dalam satu kelas) atau memang gak ada yang mau jadi bendahara, gue merangkap dua jabatan, sekretaris dan bendahara. Selanjutnya, SMP gue terbebas dari jabatan ‘bendahara’ itu tapi.. gue dipercaya sama teman sepermainan gue dulu buat jadi bank. Jadi dia menabung semua uangnya di gue, istilahnya gue seperti bank abal-abal yang modal buku kecil dari kertas yang disobek-sobek dan dibentuk menyerupai buku tabungan dan celengan plastik yang bagian bawahnya sudah bolong, dengan otak yang tingkat kecerdasannya pelampaui anak SMP mata duitan, gue tutup celengan itu pake lem kertas, dan jadilah itu celengan sebagai tempat penyimpanan uang-uang temen gue. Sewaktu-waktu dia mau mengambil uangnya gue tinggal buka plester lemnya kemudian ditutup lagi, pintar bukan? hemat, praktis dan gak ribet. 😀

Lanjut ke SMA, nah di masa-masa SMA yang katanya masa-masa sekolah yang paling indah. Gue ketemu lagi dengan jabatan ‘bendahara’ satu ini. Tidak tanggung-tanggung, jabatan itu gue dapat tanpa lewat pemungutan suara yang biasanya dilakukan saat pemilihan ketua kelas-wakil kelas-bendara-sekretaris. Wali kelas gue hanya melihat sederatan nama di absen kemudian menyebutkan satu nama, dengan gampangnya beliau menyebutkan nama gue dengan jabatan ‘bendahara’. Tidak lupa dan tidak akan pernah gue lupain, setelah itu dia bilang..

“Oooh iya, kamu yang bernama Diani Fitralia?”

Gue mengangguk.

“dari mukanya kamu cocok jadi bendahara, oke jadi Diani Fitralia bendahara kelas untuk semester ini” Dengan jalan super PD wali kelas gue berjalan menjauh kemudian kembali melihat daftar nama di absen, entah siapa lagi yang akan menjadi korban tebak-tebak buang manggisnya.

Gue baru sadar, kalau terpilihnya gue sebagai bendahara selama ini memang tidak pernah melalui proses yang sebenarnya, maksudnya selalu sesuai dengan istilah ‘Enjoy it’. Setiap gue mendengar nama gue dipanggil menjadi bendahara, dalam otak gue selalu ada kalimat itu. Sampai sekarang, sampai umur gue 20 tahun, gue masih kecripatan dengan istilah ‘bendahara’ satu ini. Entah karena memang sejak gue dalam rahim nyokap udah di cap sebagai bendahara. Mungkin bakal keren kalau sejak lahir ditakdirkan sebagai seseorang yang bakal menyelamatkan dunia, seperti Harry Potter misalnya, dengan codet di keningnya bergambar kilat. Sedangkan gue? Mungkin gue bakal pake contact lens warna ijo, biar lebih terlihat kalau gue sang bendahara yang selalu bisa pegang duit, dan duit itu akan selalu aman di gue.

Kepergian gue ke kampung naga ini asli merupakan rencana yang memang setiap tahun selalu ada di program kerja KSI. Tahun kemarin kita ke Cirebon, 2 tahun yang lalu kita ke Baduy, Untuk tahun ini kita menyusun rencana untuk pergi ke kampung naga. Bukan hanya anggota KSI saja yang berangkat tapi berikut dengan dosen dan mahasiswa angkatan 2011 yang mungkin terbilang baru atau dikenal dengan mahasiswa baru, dengan muka yang masih fresh, lugu dan belum mengenal istilahnya stres atau bahkan keinginan loncat dari lantai 7.

Jujur gue baru tahu kalau kampung naga ini berada di daerah tasik, karena gue termasuk orang kuper sama daerah-daerah di indonesia, apalagi kalau disuruh ngafalin jalan. Aduuuuh, jangan panggil gue deh kalau ada kuis yang isinya tentang tebak-tebakan nama jalan di indonesia. Berhubung gue dulunya pernah ke kampung Baduy, jadi nuansa kampung gini gak buat jijik atau ilfil karena kelamaan hidup di kota metropolitan, kayak jakarta.

Gue dan rombongan stand by di kampus tercinta, sebutlah itu kampus cumi-cumi. Sekitar jam delapan pagi kita semua sudah siap di dalam bis, menuju ke kampung naga. Tidak ada yang spesial dalam perjalanan kali ini, seperti biasa alunan lagu dari bus dan teriakan-teriakan dari mahasiswa baru yang membuat isi bus tidak sepi seperti kuburan. Gue pun terlelap di dalam bus, karena gue termasuk anak yang pelor (nempel molor) apalagi kalau dalam perjalanan yang lumayan jauh ini.

Sekitar jam dua siang, kita semua sampai di tempat tujuan. Tugu khas dari kampung naga pun sudah terlihat, bentuknya yang menurut gue entahlah itu bentuk apa. Hal pertama yang dilakukan saat menginjakkan kaki pertama kali disana, JAJAN! Ini entah karena kelaparan atau masa kecil kurang jajan, abang-abang tukang cilok laku keras sesampainya kita disana. Gue sebagai saksi, dari si abang buka tungku yang penuh dengan cilok sampai itu tungku hanya tinggal sepuluh cilok. *tepuk tangan*

Mungkin memang kelaparan, karena waktu menunjukkan saatnya makan siang. Sabar yaa perut, kita akan merasakan 500 anak tangga terlebih dahulu, baru deh merasakan enaknya makanan. Tunggu, 500 ANAK TANGGA??

Lima ratus anak tangga merupakan keunikan dari kampung naga ini, mmm tepatnya bukan lima ratus tapi hanya empat ratus sekian, dan gue lupa lagi berapa tepatnya si akangnya bilang waktu itu. (otak gue memang harus dioperasi dan ditukar dengan otak jenius) Dengan menuruni lima ratus anak tangga ini maka sampailah di kampung naga, sebelum turun rasa campur aduk menjadi satu. Penasaran, deg-degan, galau, frustasi, setres..oke gak sampai segitunya. Yang pasti penasaran, penasaran gimana rasanya dan capeknya menuruni lima ratus anak tangga itu. Gue sebagai panitia (ciee panitia) mencoba baris di belakang, orang lain sih bakal mikir gue baris di belakang biar menjaga junior-junior, tapi kenyataannya, biar gue bisa santai menjelajahi si lima ratus anak tangga ini.

Here we go.. Selangkah demi selangkah gue tempuh, kebetulan yang bareng gue ada tiga orang, Fatul, isti dan Gina. Kebetulan mereka juga panitia KSI, entah mereka punya pemikiran yang sama kayak gue atau hanya ikutan kekonyolan gue, siapa yang tau.. Perjalanan menempuh lima ratus anak tangga ini tidak terlalu melelahkan, karena gue saat itu menuruni setiap anak tangganya dan gue gak mau membayangkan gimana rasanya jika gue menaiki setiap anak tangga itu dan banyaknya sampai lima ratus, kalau dihitung-hitung dua puluh lima kali bolak balik naik tangga kosan. Oke, stop membayangkan hal-hal yang membuat pusing.

Pemandangan di sekeliling sudah penuh pohon-pohon, udara pun juga segar tidak adanya polusi. Setiap berpapasan dengan penduduk setempat, kita mencoba tersenyum kemudian mereka membalas dan sekadar bertanya ‘darimana?’. Itulah kelebihan penduduk di kampung, selalu bersikap ramah dengan orang-orang asing. Itu pun membuat gue sadar, gue gak pernah menemukan keramah tamahan itu di ibu kota tercinta ini. Coba bayangkan, bakal di kira orang SKSD (sok kenal sok deket) kalau setiap jalan selalu menyapa jangan menyapa tersenyum biasa bakal dibilang aneh, benarkan?

Menapak di anak tangga terakhir, yang pertama kali dilihat itu sebuah sungai kecil, air masih jernih banyak bebatuan yang besar-besar. Gue yakin, orang kota melihat hal-hal beginian pasti jadi norak. Yaa termasuk gue deh. Tapi serius pertama kali gue lihat, itu sungai biasa, biasaaaa banget. Pernah suatu waktu gue turun ke tepian sungai itu terus dengan sok gaya video clip gue duduk di batu paling pinggir sungai. Apa yang gue rasain?? Itu kayak lo lagi di atas awan (tempat yang belum pernah lo datengin) . Susah penggambaran dengan kata-kata, kalau penasaran bisa langsung deh ke kampung naga.

Nah itu lagi yang gak bakal bisa gue temuin di kota jakarta ini. Apasih yang bisa dilihat dari kota metropolitan satu ini? ga jauh dari kendaraan, polusi, macet, banjir, bangunan tinggi. Pernah gak sih ngerasa pengen di tempat yang lu bisa tenang tanpa beban? Dimana tempat itu lu cuma duduk terus lu bisa mikir ke masa depan tapi bawaannya ga setres? Itulah yang terjadi saat gue duduk di pinggiran sungai itu. The best place, ever…

Mungkin cerita gue bakal bersambung di bagian ini, karena cerita di balik kampung naga masih cukup panjang. Biar kayak film-film harry potter, breaking dawn, cerita ini gue buat dua bagian. Bersabarlah kalian untuk menunggu kampung naga part 2 nya.

Bagaimana  gue akan hidup di kampung naga? mandi? makan? dan apa saja yang gue temukan di kampung naga itu? cerita konyol apa yang bisa gue dapet dari pengalaman gue kali ini? Kita saksikan di kampung naga part 2. 😀

see ya..


tips

‘cinta’ is never sleep

Saat cinta itu menguasai kehidupan

Saat cinta itu segala-galanya

Saat hanya cinta yang di miliki

Saat cinta pertama menjadi yang terakhir..

Delapan belas November menjadi tanggal dimana kata ‘romantis’ itu berlaku. Why?

Ingatkah kalian film tentang vampire tiga tahun yang lalu, film yang di minati oleh banyak orang? Selain ceritanya yang tidak biasa, juga tokoh pemain yang membuat ‘WOW’. Twilight. Beribu bahkan berjuta orang rela mengantri agar tidak menjadi orang yang terakhir mengetahui jalan cerita film ini. Dan tepat tanggal delapan belas november 2011 kemarin, akhir dari cerita di film ini (bagian pertama) ditayangkan di Indonesia, menjadi cerita romantis, menjadi film yang akan dikenang dan menjadi pembuktian tentang cinta.

Breaking Dawn, akhir dari cerita si vampire, akhir dari cerita cinta yang menggugah hati semua orang. Coba bayangkan jika memang ada seorang vampire di dunia ini? Akankah ada yang jatuh cinta dengan makhluk penghisap darah itu? Seromantis itu kah cerita cintanya? Akankah ada manusia serigala yang jatuh cinta dengan manusia biasa? Menarik bukan..? 😀

Selalu tentang cinta sejati, dimana cinta pertama yang berkahir dengan indah, happy end. Tapi itulah yang menjadi daya tariknya, kehidupan manusia tidak pernah lepas dari kata ‘cinta’. Mungkin ini kesekian kalinya gue membahas soal ‘cinta’ dalam blog tercinta ini, so what? 😀 Cinta menjadi hal yang tidak akan pernah membosankan, karena cinta itu beragam dan cinta itu akan selalu ada walaupun mungkin kita tidak menginginkannya.

I have died everyday, waiting for you. Darling, don’t be afraid, I have loved you for a Thousand years. I’ll love you for a Thousand more.

Lirik salah satu soundtrack di film Breaking Dawn, A thousand Years by Christina Perri. Hanya satu kata yang bisa terucap, romantiiiiis 😀

Ada banyak adegan romantis lainnya di film ini. Bukan saatnya sok romantis, tapi ini menjadi salah satu pembuktian bahwa cinta sejati itu memang paling indah dari segalanya. Dimana saat cinta tidak harus memiliki itu memang ada, demi melihat seseorang yang dicintai bahagia. Saat mencintai tidak pernah egois, saat mencintai rela terluka, saat mencintai lebih indah daripada dicintai dan saat mencintai tak kenal siapa dia. Complicated, is’nt it?

Tapi itu hanya ada di film satu ini bukan? Iya, dan tidak menutup kemungkinan bahwa itu memang ada atau tidak di kehidupan nyata. Itu tugas kalian, membuktikan kalau cinta itu tidak serumit yang dipikirkan, namun akan lebih rumit saat melakukannya 😀

Menjadi Edward, Bella, Jacob di kehidupan nyata?

Siapa yang tahu? Cerita di kehidupan selalu menjadi misteri manusia. Tidak ada yang pernah tahu, cinta sejatimu? Pasanganmu? ‘edward’mu? ‘jacob’mu? dan ‘bella’mu?

Penasaran..?

Just follow your heart and believed you would find love. Don’t be afraid to call love, just be brave. And your love will come to you and you’ll find what is the means of LOVE.

(yang penasaran sama lagu Christina Perri – A thousand Years)

tips

dari islam sampai arsitektur..

Kecintaan gue dengan menulis dan membaca tidak tergantikan oleh apapun, khususnya membaca. Gue kira sewaktu-waktu, akan terasa membosankan mengisi waktu luang dengan selalu membaca,membaca dan membaca. Akhirnya gue mengerti satu hal, rasa bosan itu akan datang jika gue selalu membaca jenis buku yang sama tiap waktu. Selama liburan semester menjelang semester pendek, gue membaca beberapa novel. Bukan novel biasa yang gue beli di toko buku, bukan juga novel roman biasa yang selalu menjadi novel favorite gue. Novel ini tentang Islam dan Cinta, Percintaan yang Islami tepatnya. Tak tanggung, selama 2 hari menghabis 2 novel yang berbeda cerita. Ada cerita yang membuat gue tertarik untuk membahasnya di blog ini, selain untuk referensi orang lain, gue juga bermaksud mengabadikan momen dimana saat gue merasakan jatuh cinta yang benar-benar jatuh cinta dengan satu hal, Allah.

Gue suka novel ini, selain bercerita tentang percintaan yang islami namun juga ada bahasan tentang arsitektur, dunia ketiga yang gue sukai. Walaupun hanya sepersekian bagiannya saja, namun tetap saja menambah ilmu tentang arsitektur, bahkan ada hal-hal yang tadinya gue tidak ketahui. Penasaran sama judul novel yang gue baca? 😀

Diorama Sepasang Albanna dan Dilatasi Memori..

Kedua novel ini ditulis oleh Ari Nur, merupakan lulusan UGM jurusan arsitektur. Tak heran kan isi novelnya tentang arsitektur sangat amat mendalam. Setelah baca novel ini, gue jadi flachback lagi memori semester satu yang mungkin pernah gue biarkan menghilang.

Kenapa gue sungguh tertarik dengan novel ini?

Pertama, unsur arsitekturnya pasti. Tapiii bukan hanya itu… post gue kira-kira beberapa bulan lalu pernah membahas tentang ‘karakteristik saat mendesain’. Gue jadi terinspirasi untuk menggunakan cara yang digunakan dalam novel ini. Penasaran apa itu? Baca dan temukan sendiri didalam novelnya.. hehehe

Kedua, kisah cinta yang romantis namun kental dengan islamnya. Semua masalah diselesaikan dengan satu cara, ‘berserah diri kepada-Nya’.

Ketiga, Keislaman yang terkandung di dalamnya, WOW.. tak sanggup untuk mengomentari dengan panjang.

Dan kembali lagi..selesainya membaca kedua novel ini, menambah keyakinan untuk melakukan sesuatu yang sudah lama gue yakinin untuk dilakukan. Kalau siap buat apa menunggu lebih lama?? Gue melakukan ini bukan untuk orang lain, namun untuk diri gue sendiri. Selagi jalan yang benar terpampang di depan, kenapa harus menunggu?

Dan terakhir, Al-Quran bukan hanya sebatas kumpulan ayat-ayat, namun lebih dari itu. Di dalamnya jika ditelusuri dan dipahami, banyak makna terselubung. Tidak hanya dibaca namun dimengerti, dengan dimengerti akan bisa dikembangkan dengan sendirinya. Ingatkan? J Dan terakhir dari yang terakhir, kali ini benar-benar terakhir deh.. Keinginan untuk mendapatkan seseorang yang bisa menjadi pemimpin dalam segala hal, menjadi ayah, kakak sekaligus teman. Bukan materi, bukan ketampanan, bukan kejeniusan.. namun seberapa besar kecintaan dengan diri-Nya.

Nah setiap gue nulis blog pasti ada maksud tertentu, ada udang dibalik batu.. Yang lagi galau, lagi ga ada kerjaan, lagi pusing sama deadline, yang lagi bosen sama kuliah, bosen sama kehidupan.. Baca deh ini novel, spesial banget buat teman-teman satu jurusan sama gue, arsitektur… Ceritanya ringan, agak romantis, dan islami.. 🙂

Good luck…

 

Uncategorized

love is everything?

nah looh.. dari judulnya aja udah ketahuan kali ini blog gue isinya tentang apa.. :p Betuuuuul sekali, apalagi kalau bukan love love love.. 😀

Cinta itu segala-galanya.. yang bikin gila lah, yang bikin seneng lah, yang bikin galau (bahasa beken 2011) lah, yang bikin rela ngelakuin apapun lah.. aaaah pokoknya banyak deh. Cinta bahkan ada dimana-mana, mau lu cari di kolong jembatan juga pasti ketemu,,, 😀

Bukan soal asal usul atau teori tentang cinta yang kali ini gue bahas, emm.. ada sedikit pertanyaan tentang si cinta satu ini, ‘asal muasal cinta darimana sih?‘ (loh?) oke, berhenti ngejayus.. Gue disini sedikit cerita yang berhubungan dengan kisah cinta, curhat mungkin.. *jadipengenmalu*

Cinta monyet..

Cinta segitiga..

Cinta terlarang

semua jenis cinta diatas, pasti lu semua udah pada tau kan bentuknya gimane? yaa anak muda jaman sekarang, gak perlu diajarin yang nama cinta, udah ngerti sendiri.  Tapi, pasti bingung sama yang satu ini..

‘Cinta Sejati’..

apaan hayoo cinta sejati? cinta pertama dan terakhir (lagu lama)? cinta happy ending? cinta-cintaan?

di google banyak banget tentang sejati, dari ‘tips nyari cinta sejati’ lah (apaan kali? -.-), lirik lagu tentang cinta sejati lah, nah yang paling sering yaa ini ===> blog yang isinya tentang cinta sejati. Bosen yee, topiknya itu mulu.. 😀 Tapi itulah kehidupan, katanya orang ‘hidup itu bakal hampa kalau gak ada cinta‘.. tapi memang benar sih, cinta itu bagai topping kalau di pizza, bagai garnishes di sebuah masakan, bagai…mmmm.. pokoknya ‘embel-embel‘ yang kalau gak ada, berasa kurang!!!

Coba aja lu pikir, kita emang mau deket-deket sama sesuatu yang kita gak suka? kalau cuma ‘deket-deket’ doang sih okelah, kalau lebih?? pasti gak mau.. (apa siih? ambigu deh ini kalimat gue).

Cinta sih standar, setiap orang pasti punya keinginan yang sama. Cinta pertama dan Terakhir, oke itu standar banget. Cinta yang menerima apa adanya, apalagi ini..pasaran. Yang paling penting bukan soal arti cinta menurut masing-masing orang, tapiiii kita ngerti apa itu cinta. Gue inget gak kata dosen gue..

kamu tau arti dari sesuatu, tapi kamu ga ngerti apa sesuatu itu. Akibatnya kamu gak bisa mengembangkan sesuatu itu jadi lebih ‘wah’ dari awalnya..‘ Serius deh, ini teori bisa dipake dimana pun, bahkan di topik yang sedang kita bahas kali, cinta.. Lo tau arti cinta, banyak deh definisi cinta bla..bla..bla.. tapi lu gak ngerti apa itu cinta, dan akibatnya lu sendiri bisa terjebak dalam cinta. Alhasil munculnya beribu-ribu kata buat mengeskpresikan kegagalan dalam cinta,salah satunya galau. Galau itu udah kayak kata-kata yang familier di telinga orang sekarang. Gue aja gak ngerti arti galau pada dasarnya apa.. ==a ambigu..

Dari cara omongan gue, kayaknya gue ga setuju banget soal ‘cinta’.. gak gitu juga sih. Cinta itu pasti ada di kehidupan, bakal jadi orang aneh kalau gak pernah tau apa itu cinta, sekadar tahu doang gak sampe kenal.. :p Cinta dalam kehidupan gue itu bukan nomor satu. Tapi gue inget, saat jaman gue SMA dulu, gue pernah disuruh buat autobiografi. Gue tulis disitu, 2 hal yang paling penting dalam kehidupan gue, pertama cinta, kedua impian.. begini gue tulis..

‘Di dunia ini yang saya sangat sukai adalah cinta dalam sebuah kehidupan. Cinta seorang teman, cita seorang saudara, cinta dari keluarga bahkan cinta yang dimiliki sepasang kekasih. Berkat adanya cinta, sebuah kehidupan menjadi indah begitu juga sebaliknya kehidupan yang tak disertai cinta, akan hampa rasanya. Cinta memang ajaib, ada orang rela memberikan sesuatu demi cintanya bahkan nyawa sekalipun.’

Bijak abiss kalimat gue… 😀 tulisan itu gue buat saat gue duduk di kelas 2 SMA.. ketahuan deh yang memang dari awalnya suka nulis-nulis.. :p tapi itu pemikiran dulu, sekarang cinta bagi gue bukan hal utama dalam kehidupan, bukan hal terpenting lagi. Masih ada hal yang lebih penting dari itu, mmm.. itu ada diri lu semua. Pasti suatu saat lu bakal menyadarinya, kekuatan yang paling dahsyat dari sebuah cinta. Karena cinta gak akan pernah ada kalau gak ada yang satu ini.. hahaha… bikin penasaran deh gue. Tapi gue serius, lu bakal menyadarinya suatu waktu. Jadiiii, cinta itu bukan segala-galnya. Memang sih cinta terkadang berperan lebih banyak, namun jangan salah, cinta juga bisa looh membuat kita bodoh sendiri.

yaahh inilah cerita sekilas info dari gue.. maap-maap buat orang yang udah repot baca sampai akhir ternyata isinya gak penting atau norak (maklum ngisi blog karena gak ada kerjaan), maap-maap juga buat orang yang nyasar di blog ini.. Semoga amal dan ibadahnya diterima kalau maapin sang penulis… 😀

Sampai ketemu di post berikutnya.. 😉

————————-

Bihain de skin…

buat referensi blog.. bela”in bongkar tumpukan buku lama. Untung ketemu, beresin gaaa yaa?? ntar aja deh.. Gara-gara blog, jadi nostalgia sama tulisan jaman SMA.. dari puisi, cerpen, dan sebagainya.. Penasara? mudah-mudahn gue post.. (kalau tidak malas.. :p )

Ini buku modul bahasa indonesia gue sewaktu SMA, buat sendiri looh.. (sekelas maksudnya hehehe)
ini lembar kerja buat autobigrafinya, panjang yaaa.. 😀
eaaa.. berantakan sehabis diubek-ubek buat nyari autobiografinya.. referensi buat blog, apapun dilakukan.. haha 😉